Home Otonomi Pemerintah Papua Godok Perdasus Untuk Penanganan Bencana Non Alam

Pemerintah Papua Godok Perdasus Untuk Penanganan Bencana Non Alam

145
0
SHARE
Pemerintah Papua Godok Perdasus Untuk Penanganan Bencana Non Alam

Keterangan Gambar : Wakil Guberrnur Papua, Klemen Tinal memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 - galeriklementinal.com

Jayapura,- Pemerintah Provinsi Papua dalam waktu dekat akan menggodok rancangan Peraturan Daerah Khusus (Perdasus) yang mengatur bagaimana pencegahan dan penanganan bencana non alam di Bumi Cenderawasih.

Pernyataan yang disampaikan Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal tersebut menyusul keputusan bersama jajaran Forkopimda Papua, DPRP, MRP dan Pemerintah Kota Jayapura dalam melihat situasi perkembangan penanganan wabah Covid-19 di provinsi paling timur Indonesia ini.

"Kami harapkan dalam dua pekan mendatang rancangannya sudah rampung, sehingga bisa dibahas dan ditetapkan," kata Tinal usai rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Jayapura, Rabu (20/5/2020).

Ia berharap, nantinya Perdasus akan menjadi aturan baku atau pedoman bagi Pemprov Papua bersama kabupaten dan kota dalam menanggulangi penyebaran inveksi virus (penyakit) dengan penyebaran secara global, seperti Covid-19 saat ini.

"Intinya kalau sudah ada Perdasus, jika terjadi pandemi seperti Covid-19, Provinsi Papua sudah punya aturan baku terkait upaya pencegahan dan penanggulangannya," ujarnya.

Ia menjelaskan, isi dari Perdasus nantinya ikut mengatur mengenai pembatasan aktivitas yang perlu dilakukan oleh pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota.

Hal ini menurut ia, perlu masuk dalam aturan guna memutus laju penyebaran virus-virus penyakit. Termasuk upaya penindakan terhadap masyarakat yang melanggar aturan pembatasan aktivitas, sebagaimana yang kini mulai diberakukan di seluruh Papua.

"Makanya, untuk memutus laju penyebaran virus, saya minta agar semua masyarakat patuhi aturan. Contohnya saat ini ada aturan Jam 2 siang tidak boleh beraktivitas, makanya pulang dan istirahat di rumah. Tidak usah berkeliaran lagi," katanya dengan tegas.

Diketahui hanya dalam lima hari, terjadi peningkatan signifikan jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Jayapura. Yang mana sejak 16-20 Mei 2020, tercatat ada 119 pasien baru yang terpapar Corona.

Dengan demikian, total kasus di Kota Jayapura sebanyak 204 orang dimana 167 pasien dalam perawatan, 32 orang dinyatakan sembuh, 5 orang meninggal. Sedangkan ODP sebanyak 744 orang dan PDP 61 orang. Kota Jayapura juga melewati jumlah kasus di Mimika yang kini punya 153 kasus. (Admin)