Home Otonomi Wagub Papua : Pemprov Belum Ajukan PSBB ke Pusat

Wagub Papua : Pemprov Belum Ajukan PSBB ke Pusat

129
0
SHARE
Wagub Papua : Pemprov Belum Ajukan PSBB ke Pusat

Keterangan Gambar : Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal saat diwawancarai wartawan terkait perkembangan penanganan covid-19 di Papua - galeriklementinal.com

Jayapura,- Wakil Gubernur (Wagub) Papua Klemen Tinal mengatakan, sampai hari ini Pemerintah Provinsi Papua sama sekali belum mengajukan permintaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara  resmi ke pemerintah pusat.  

"Suratnya memang sudah ada, tapi kami belum ajukan ke pusat. Sejauh ini yang kami lakukan hanyalah sebatas komunikasi secara lisan terkait apa saja yang sudah dilakukan pemerintah daerah di Papua dalam menangani wabah Covid-19," kata Tinal di Jayapura, Kamis (30/4/2020).

Untuk menaikan status, ujar ia, pemerintah harus lebih dulu melihat kondisi daerah secara keseluruhan. Dengan demikian, yang saat ini dilakukan adalah secara intens memantau perkembangan kasus wabah Covid-19.

"Kriteria menaikkan status itu bukan hanya soal orang yang terpapar Covid-19, tapi banyak aspek yang harus dilihat, diantaranya aspek finansial dan lainnya,". 

"Pemerintah provinsi sifatnya fleksibel. Namun yang jelas evaluasi akan terus dilakukan secara bersamaan dan terus menerus," ujarnya. 

Menanggapi, Wagub Tinal mengimbau masayarakat untuk disiplin dengan aturan yang sudah dikeluarkan pemerintah melalui surat edaran, sebab interaksi virus Covid-19 akan lebih tinggi (ganas) di atas jam 2 siang.

"Kita jangan sibuk dengan orang yang sudah terpapar dan ditangani di rumah sakit, tapi ingatlah jumlah ODP dan PDP di Papua masih tinggi. Ini soal kesehatan, jadi kesehatan ini lebih penting," kata Tinal dengan tegas. 

Disamping itu juga, dirinnya meminta Bupati dan Wali kota se-Papua untuk terus tingkatkan komunikasi dan koordinasi, mengingat untuk menyelesaikan wabah virus Covid-19 harus dilakukan bersama-sama. 

"Kami percaya mereka (bupati/wali kota) mampu melakukan tugasnya, tapi koordinasi itu penting, semakin banyak orang membantu maka semakin banyak orang akan sembuh," tutupnya. (Admin)